Category Archives: Majalah As-Sunnah

Artikel ke-51, Bolehkah Menggali Kubur Muslimin dan Kafir?

Pertanyaan : Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah ditanya; “Bolehkah menggali kubur muslimin dan kubur orang kafir? ” Jawaban : Tentu saja dalam hal ini ada perbedaan antara menggali kubur muslimin dengan menggali kubur orang kafir. Adapun menggali kubur muslimin tidak … Continue reading

Posted in Fiqih Muamalah, Majalah As-Sunnah, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani | Tagged | Leave a comment

Artikel ke-50, Larangan Beribadah di Kuburan

Didalam al-Qur'an, Allah telah menyifati Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan banyak sifat terpuji. Diantaranya, Allah menyifati Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai seorang yang sangat menginginkan keimanan dan keselamatan umat ini, dan amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang … Continue reading

Posted in Aqidah, Fiqih Ibadah, Majalah As-Sunnah, Ustadz Abu Nida Chomsaha Sofwan | Tagged , | Leave a comment

Artikel ke-38, Mengapa Harus Salafi?

Pertanyaan: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah ditanya; “Mengapa perlu menamakan diri dengan Salafiyah, apakah itu termasuk dakwah Hizbiyyah, golongan, madzhab atau kelompok baru dalam Islam?” Jawaban: Sesungguhnya kata “as-Salaf” sudah lazim dalam terminologi bahasa Arab maupun syari'at Islam. Adapun yang … Continue reading

Posted in Majalah As-Sunnah, Manhaj, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani | Tagged | Leave a comment

Artikel ke-27, Peristiwa Karbala dalam Pandangan Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

Urgensi Sanad Syaikhul-Islam rahimahullah mengatakan dalam kitab Aqidah al-Wasithiyyah: “Ahlus-Sunnah menahan lidah dari permasalahan atau pertikaian yang terjadi diantara para Sahabat radhiyallahu 'anhum. Dan mereka juga mengatakan: 'Sesungguhnya riwayat-riwayat yang dibawakan dan sampai kepada kita tentang keburukan-keburukan para Sahabat radhiyallahu … Continue reading

Posted in Majalah As-Sunnah, Sejarah dan Kisah, Syi'ah, Ustadz Abdul-Hakim bin Amir Abdat | Tagged , | Leave a comment

Artikel ke-16, Kafirkah Orang yang Tidak Mengkafirkan Orang Kafir?

Dalam masalah vonis kafir, pertama kita harus mengetahui, takfir (memvonis kafir) merupakan hukum syar’i. Artinya, harus merujuk kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana halnya hukum-hukum syar’i yang lain. Takfir merupakan hak Allah Subhanahu wa … Continue reading

Posted in Khawarij, Majalah As-Sunnah, Ustadz Abu Ihsan al-Atsari al-Maidani | Tagged | Leave a comment